oleh

Milangkala Paguyuban Relasi Sajatina Seni Budaya Sunda

-BERITA-1.303 views

SERGAP. CO.ID,

KAB. TASIKMALAYA, –– Puluhan jawara pencak silat muda unjuk kemampuanya di rangkaian Milangkala Paguyuban Relasi Sajatina, penampilan ngamumule Budaya Sunda dihadiri Pembina Paguyuban Relasi Sajatina Aang Budiana, S. Ag. Ketua umum Paguyuban Relasi Sajatina Yayan Sopyan dan puluhan kasepuhan paguyuban Pencak Silat dari berbagai perguruan.

Ketua Umum Paguyuban Yayan Sopyan mengatakan, berangkat dari rasa kepedulian yang tinggi terhadap kelestarian budaya Sunda Pencak Silat yang dinilai hampir terlupakan seiring perkembangan jaman. Dengan hadirnya Paguyuban Relasi Sajatina ini didorong semua elemen yang peduli akan kemajuan Budaya Sunda yang harus dimumule ku orang sunda kembali bangkit secara bertahap.” Paparnya.

Caption : Ketua Umum DPP Paguyuban Relasi Sajatina Bersama Ormas dan Masyarakat

“Terbukti dalam kurun tahun ke tahun, Paguyuban Relasi Sajatina bisa mendapatkan perhatian khusus dari semua pihak, bisa dilihat acara yang digelar secara terbuka, mendapatkan perhatian dari masyarakat juga Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Disdikpora bahkan Bupati kita (H.Ade Sugianto-red),” ujar Yayan Sopyan saat disambangi diacara yang lagi berlangsung di Lapang Pasar Hewan Pamalayan Kamulyan Kecamatan Manonjaya Selasa 27/08/2019.

Dalam kemeriahan Milangka Paguyuban Relasi Sajatina tersebut, Yayan mengatakan, adapun tema yang dalam rangkaian ini, “Pasanggiri Ibing Silat Tradisional ” dengan tujuan mendekatkan persaudaraan antaran semua kalangan paguyuban Sunda Pencak Silat yang ada di Kabupaten Tasikmalaya.

“Dalam rangkaian yang kami gelar selama dua hari yakni 26- 27 Agustus 2019 ini dihadiri para peserta dari berbagai perguruan yang ada Kabupaten Tasikmalaya” bebernya yayan.

Lanjut Yayan, ada sebanyak 22 perguruan yang hadir, sekaligus mementaskan kepiawaian jurus jurus bela diri Pencak Silat. “Para jawaranya masing-masing.”Ulasnya.

Yayan berharap, dengan intensnya pagelaran pentas seni budaya seperti ini, bisa memacu dan menggelorakan budaya sunda agar semakin dikenal baik di Kabupaten Tasikmalaya hingga kancah international.

“Seni bela diri sunda pencak silat yang merupakan bagian dari seni dan budaya sunda ini harus dilestarikan. Kami berharap, kawula muda, khususnya masyarakat Sunda sendiri bisa lebih mencintai budayanya, dan Pemerintah Daerah melalui dinas terkait lebih peka akan pentingnya dalam memperhatikan dan seni budaya Sunda,” tandasnya.

(Burhan Setiawan)

 674 total views,  2 views today

Komentar

News Feed