oleh

Tanpa Prosedur Dan Dasar Hukum Yang Jelas Drs. Teja Dirgahayu Di Berhentikan Dari Ketua Pengurus Yayasan

-AGAM, BERITA, SUMBAR-231 views

SERGAP.CO.ID

KAB. AGAM, – Dunia milik orang yang berkuasa, tak bisa di pungkiri,pilsafat tersebut sangat tepat di arahkan pada Drs. Teja Dirgahayu,ketua yayasan pondok pesantren Prof. DR. Hamka di Sei Batang, Maninjau Sumatera Barat. 

 Drs. Teja Dirgahayu sebagai Ketua di yayasan tersebut, diberhentikan dengan prosedur hukum yang tidak jelas. 

Teja di berhentikan dengan surat Ketetapan Pembina Yayasan Pondok Pesantren Prof.DR.Hamka dengan Nomor 011/SK/Pembina/II/2020, tanggal 29 November 2020.

Informasi yang di kutip dari Teja, dalam surat pemberhentiannya berisikan: 

Menimbang rapat dewan pembina yayasan hari Ahad 29 November 2020, tentang kebijakan dari ketua pengurus Yayasan Pondok Pesantren Prof.DR.  Hamka.

Teja Dirgahayu tidak mengetahui, kebijakan apa yang disebut Robert Bashir dalam surat keputusan yang ia tanda tangani itu. 

Ketua Pembina Yayasan Ponpes Prof. DR. Hamka Robert Bashir, terang Teja, mengirim surat tanpa nomor, tertanggal 29 November 2020, isinya : “pemberhentian ia sebagai Ketua Pengurus Yayasan Pondok Pesantren Prof. Dr. Hamka”.

Ketua pembina yayasan ponpes Prof. Dr. Hamka Robert Bashir itu, menulis, setelah mencermati perkembangan Yayasan Pondok Pesantren Profesor Dokhtor Hamka, baik mendengar langsung tentang laporan pengeluaran keuangan dari ketua pengurus yayasan maupun dari pihak lain, termasuk klarifikasi dengan pihak pemilik yang di Koto Kecil (Puduang), pembangunan kampus II ponpes.

Sesuai dengan wewenang pembina yayasan, Rober Bashir telah mengeluarkan surat pemberhetian Teja Dirgahayu sebagai ketua pengurus yayasan Prof. Dr. Hamka,secara sepihak dan tanpa berdasar hukum yang jelas. 

 Keputusan tersebut sangat mengejutkan dirinya, karena apa yang tuduhkan dalam surat tersebut tidak berdasar sama sekali. 

“Saya tidak pernah memegang uang, dan selalu berupaya untuk kemajuan yayasan,jelas Teja Dirgahayu di Kantor sekber online& cetak beberapa hari yang lalu.

(Zam

 2,032 total views,  2 views today

Komentar

News Feed