oleh

Ketua PPL MT Angkat Bicara Terkait “Berita LSM Modus Pungli”

SERGAP.CO.ID

KAB. LAHAT, || Terkait dengan pemberitaan di media Online Nasional (3/6 ) kemaren, tentang “Modus Pungli yang di lakukan oleh salah satu Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) terhadap Perusahaan Tambang Batu bara yang berada di Merapi Lahat”

Ini membuat terusik bagi Ormas PPL MT. Yang Merasa di sudutkan oleh pemberitaan saudara Bbg seorang jurnalis ini, maka ketua PPL-MT Kartini Angkat Bicara.

Saya rasa berita yang di tulis oleh saudra Bbg itu sudah melanggar Kode Etik Jurnalis, berita yang di sajikan dalam berita tentang “Modus Pungli yang di lakukan oleh LSM” itu sudah menyakiti hati setiap Organisai Masyarakat Umumnya. “Terang Kartini.

Berita tersebut jauh dari kebenaran dan menerima nara sumber yang sepihak. Apa lagi nara sumber tidak menerangkan identitas atau inisial itu saya nilai beritanya “Bodong”alias berita Hoak.

Ditambahkan lagi oleh Ketua PPL-MT ini, berita yang di buat saudara Bbg yang ditayangkan di Media Online pada hari Kemis (3/6) bernuansah Fiksi.

Sebab yang namanya “pungli yang di lakukan oleh salah satu LSM” Itu tidak jelas sehingga menimbulkan kekehawatiran bagi semua ormas yang ada, karena berita tersebut sudah menyinggung bagi LSM yang ada disini. “Tambah Kartini.

Ini akan kita ambil perlawanan terhadap jurnalis yang telah memberitakan yang belum tentu kebenaran nya berupa upaya Somasi kepada Dewan Pers supaya Dewan Pers menegur baik Pimpinan Redaksi nya maupun Wartawan nya. “Jelas Kartini.

Di tempat yang terpisah Ketua Ormas Gerakan Rakyat Peduli Keadilan RI (GRPK RI Kabupaten Lahat ) Suryono Anwar S.sos. Menyayangkan dengan pemberitaan yang ditulis oleh saudara Bbg, itu tidak mencermin kan dasar hukum yang jelas di dalam Undang Undang Saber Pungli sudah di atur dalam Peraturan No 75 tahun 2016 tentang yang mana di sebut Pungli atau tidak. “Jelas Suyono ini.

Apa lagi berita itu saya nilai ada kesan intriks pribadi, nah ini jelas sudah melanggar kode etik Jurnalis. “Ujarnya lagi.

Jadi saya berharap kepada insan Pers umum nya dan saudara Bbg khusus nya. sebelum berita nya di ditayang ke Publik sebaiknya di edit dulu supaya tidak yang salah (gagal paham red) dan supaya tidak ada yang di rugikan. “Tegas Ketua GRPK RI lahat ini.

(Hr/dyt)

 1,610 total views,  4 views today

Komentar

News Feed