oleh

Warga Banjarsari Minta Pembangunan Proyek Jembatan PT.BBA Dihentikan Sementara

SERGAP.CO.ID

KAB. LAHAT, || Puluhan Warga Desa Banjarsari, BPD, dan Perangkat Desa beserta warga mendatangi Pos jaga Sekurity PT.BBA Sabtu (5/6/2021).

Kedatangan mereka dipimpin oleh Suwardi selaku ketua BPD, untuk mempertanyakan Proyek Pembangunan Infrastruktur Jembatan Yang membentang disepanjang Sungai Lematang di Desa Arahan, Merapi Timur, dan janji setelah dilakukan pertemuan dirumah makan ” Pindang Ibu Sri” baik perekrutan tenaga kerja dan yang lainnya hingga saat ini belum terpenuhi apa yang dijanjikan oleh perusahaan.

Suwardi kami kesini mempertanyakan persoalan janji dari pihak Perusahaan PT, Bukit Bara Alam (BBA) sesuai janji dari pihak perusahaan waktu di warung pindang ” Ibu Sri di Muara Lawai, ini belum ada kata sepakat dengan pihak perusahaan kata” Suwardi makanya kami kesini bersama warga minta kejelasan dari pihak perusahaan PT.BBA, karena saya tahu saya berkebun tinggal disini sudah sembilan tahun, jadi tahu persis kondisi sungai Lematang apabila banjir kiriman akan berdampak kepada warga disekitar mulut sungai Lematang, terutama warga Banjarsari akan menjadi korban apabila sungai Lematang meluap Sehingga debit air tidak bisa tertampung lagi,maka akan terjadi banjir ucap ” Suwardi menjelaskan kepada perwakilan dari perusahaan PT.BBA yang dihadiri Suwandi dan pak Ari, di pos jaga satpam PT.BBA.

Hal senada juga disampaikan mewakili warga Desa Banjarsari Aminuddin kami minta dihentikan dulu pembangunan jembatan penghubung yang saat ini masih dikerjakan, sebelum ada kesempatan dari masyarakat kata ” Aminuddin kepada manajemen perusahaan tersebut, dan kami tunggu tempo satu minggu kalau tidak ada titik temu warga akan blokir lokasi pembangunan jembatan yang saat ini masih tahap penyelesaian terang ” Amien.

Yang jelas kami tidak mau diajak pertemuan di rumah makan atau di hotel Grandzury Lahat, ” pinta warga kita rapat di balai Desa Banjarsari, dan akan kita undang unsur tripika, kami tidak mau melalui kades mosi tidak percaya ” celetuk salah satu warga yang kecewa sekali lagi kiranya untuk sementara proyek pembangunan jembatan untuk dihentikan dulu
Menurut warga diduga ada penyempitan sungai lematang akibat penimbunan 100 meter dari ujung dan pangkal, Sehingga akan berdampak lingkungan yaitu apabila terjadi banjir rumah dan kebun warga kami tergenang tambah ” Suwardi makanya kita duduk satu meja kita bicara di balai desa, masyarakat kita kumpulkan untuk bertanya sebab dan akibat dampak adanya penimbunan oleh pihak perusahaan tersebut.

Terpisah Suwandi mewakili pihak perusahaan dia berjanji akan secepatnya kita sampaikan kepada pimpinan pihak perusahaan, agar ada titik temu, dengan warga Desa Banjarsari ” ucapnya saat diwawancarai wartawan dilokasi proyek pembangunan jembatan di pos jaga satpam Desa Arahan Sabtu (5/6/2021).

Sementara pantauan wartawan sabtu (5/6/2021) puluhan warga Desa Banjarsari datangi pos jaga security PT.BBA mereka menggurakan kendaraan bermotor, dan diterima langsung oleh Suwandi dan pak Ari mewakili pihak perusahaan di pos jaga, setelah ada kesepakatan warga akan dipertemukan dengan pihak Pimpinan atau humas dari PT.BBA (Bukit Bara Alam) pekan depan di balai Desa Banjarsari.

(

Warga Banjarsari Minta Pembangunan Proyek Jembatan PT.BBA Dihentikan Sementara

SERGAP.CO.ID

KAB. LAHAT, || Puluhan Warga Desa Banjarsari, BPD, dan Perangkat Desa beserta warga mendatangi Pos jaga Sekurity PT.BBA Sabtu (5/6/2021).

Kedatangan mereka dipimpin oleh Suwardi selaku ketua BPD, untuk mempertanyakan Proyek Pembangunan Infrastruktur Jembatan Yang membentang disepanjang Sungai Lematang di Desa Arahan, Merapi Timur, dan janji setelah dilakukan pertemuan dirumah makan ” Pindang Ibu Sri” baik perekrutan tenaga kerja dan yang lainnya hingga saat ini belum terpenuhi apa yang dijanjikan oleh perusahaan.

Suwardi kami kesini mempertanyakan persoalan janji dari pihak Perusahaan PT, Bukit Bara Alam (BBA) sesuai janji dari pihak perusahaan waktu di warung pindang ” Ibu Sri di Muara Lawai, ini belum ada kata sepakat dengan pihak perusahaan kata” Suwardi makanya kami kesini bersama warga minta kejelasan dari pihak perusahaan PT.BBA, karena saya tahu saya berkebun tinggal disini sudah sembilan tahun, jadi tahu persis kondisi sungai Lematang apabila banjir kiriman akan berdampak kepada warga disekitar mulut sungai Lematang, terutama warga Banjarsari akan menjadi korban apabila sungai Lematang meluap Sehingga debit air tidak bisa tertampung lagi,maka akan terjadi banjir ucap ” Suwardi menjelaskan kepada perwakilan dari perusahaan PT.BBA yang dihadiri Suwandi dan pak Ari, di pos jaga satpam PT.BBA.

Hal senada juga disampaikan mewakili warga Desa Banjarsari Aminuddin kami minta dihentikan dulu pembangunan jembatan penghubung yang saat ini masih dikerjakan, sebelum ada kesempatan dari masyarakat kata ” Aminuddin kepada manajemen perusahaan tersebut, dan kami tunggu tempo satu minggu kalau tidak ada titik temu warga akan blokir lokasi pembangunan jembatan yang saat ini masih tahap penyelesaian terang ” Amien.

Yang jelas kami tidak mau diajak pertemuan di rumah makan atau di hotel Grandzury Lahat, ” pinta warga kita rapat di balai Desa Banjarsari, dan akan kita undang unsur tripika, kami tidak mau melalui kades mosi tidak percaya ” celetuk salah satu warga yang kecewa sekali lagi kiranya untuk sementara proyek pembangunan jembatan untuk dihentikan dulu
Menurut warga diduga ada penyempitan sungai lematang akibat penimbunan 100 meter dari ujung dan pangkal, Sehingga akan berdampak lingkungan yaitu apabila terjadi banjir rumah dan kebun warga kami tergenang tambah ” Suwardi makanya kita duduk satu meja kita bicara di balai desa, masyarakat kita kumpulkan untuk bertanya sebab dan akibat dampak adanya penimbunan oleh pihak perusahaan tersebut.

Terpisah Suwandi mewakili pihak perusahaan dia berjanji akan secepatnya kita sampaikan kepada pimpinan pihak perusahaan, agar ada titik temu, dengan warga Desa Banjarsari ” ucapnya saat diwawancarai wartawan dilokasi proyek pembangunan jembatan di pos jaga satpam Desa Arahan Sabtu (5/6/2021).

Sementara pantauan wartawan sabtu (5/6/2021) puluhan warga Desa Banjarsari datangi pos jaga security PT.BBA mereka menggurakan kendaraan bermotor, dan diterima langsung oleh Suwandi dan pak Ari mewakili pihak perusahaan di pos jaga, setelah ada kesepakatan warga akan dipertemukan dengan pihak Pimpinan atau humas dari PT.BBA (Bukit Bara Alam) pekan depan di balai Desa Banjarsari.

(Hidayat)

 984 total views,  4 views today

Komentar

News Feed