oleh

Ditengah Sosialisasi 4 Pilar, FKKC Berharap Tidak Ada Keterlambatan Dana Siltap

SERGAP.CO.ID

CIREBON, || Forum Komunikasi Kuwu Cirebon (FKKC) Mendukung dengan  Sosialisasi Empat pilar yang diadakan oleh anggota Dewan dari MPR RI yang berlangsung di salah satu hotel di Kota Cirebon, Selasa (8/6/2021).

Ketua FKKC Kabupaten Cirebon Muali mengatakan, Dalam rangka kegiatan sosialisasi empat pilar ini saya atas nama ketua Forum Komunikasi Kuwu Cirebon (FKKC) dengan kegiatan ini saya berharap kepada teman-teman kuwu untuk bisa mensosialisasikan kepada masyarakat karena bagaimana pun juga dengan kencengnya media sosial banyak sekali masyarakat yang agak sedikit menurun pemahaman tentang NKRI, kebangsaan dan tentang pancasila.

“Keprihatinan itu kadangkala ada anak-anak yang seyogyanya mampu untuk semisalnya nyanyi lagu Indonesia raya dan lagu pancasila ini sudah bisa agak sedikit terkikis, oleh karena itu, Alhamdulilah kegiatan ini sangat luar biasa dan mudah-mudahan bisa bermanfaat dan saya  bisa mensosialisasikan kepada teman-teman kuwu khususnya ke desa-desa yang harus bisa diperkuat rasa nasionalisme yang tinggi,” jelas Muali.

“Terkait aspirasi temen-temen Kuwu se-kabupaten Cirebon itu berharap dari dulu sebelumnya muncul undang-undang desa juga minta untuk masa jabatan Kuwu 8 tahun untuk 2 kali periode karena jeda 6 tahun itu tentang situasi kondisi politik desa itu masih kurang kondusif dalam jeda setahun sampai dua tahun sampai detik ini pasca pilwu tahun 2019 masih kurang kondusif,” jelasnya.

Ditengah Sosialisasi 4 Pilar, FKKC Berharap Tidak Ada Keterlambatan Dana Siltap

Masih menurut Muali, Kaitan gugatan PTUN, kalau jedah jabatan itu bisa diperpanjang sampai 8 tahun terkait dengan program-program visi misi mudah-mudahan bisa dilaksanakan karena ikut merasakan kebatinan kuwu-kuwu se-kabupaten Cirebon kalau demokrasi masih kurang kondusif di tahun awal sampai 2 tahun yang akan datang Jedah 4 tahun tentang bagaimana kita melayani masyarakat tentang bagaimana menjalankan visi misi nya dan RPJMDes dan RKPD terkadang kita kerepotannya di situ.

“Kami menyampaikan aspirasi terkait keterlambatan Siltap kalau di Kabupaten Cirebon sebenernya sih di awal tahun bulan januari sampai April, akan tetapi kadangkala belum keluar gaji kuwu dikarenakan di kabupaten Cirebon tentang anggaran belum di realisasi dan ini hampir terjadi setiap tahunnya,” ungkapnya.

“Saya berharap kepada pemerintah untuk untuk perhatian nya jangan ada keterlambatan lagi,” pungkas.

(Agus S)

 420 total views,  2 views today

Komentar

News Feed