oleh

Menjelang Peresmian Bendungan Kuningan, Warga Desa Kawungsari, Kecamatan Cibeureum, Sudah Mulai Mengosongkan Rumahnya

SERGAP.CO.ID

KAB. KUNINGAN, || Menjelang peresmian Bendungan Kuningan, Jawa Barat, yang akan dilakukan langsung Presiden Joko Widodo, warga terdampak proyek bendungan bersiap-siap. Bahkan hampir semua warga khususnya di Desa Kawungsari, Kecamatan Cibeureum, sudah mulai mengosongkan rumahnya masing-masing. Saat di temui sergap.co.id di lokasi. Jumat (18/06/2021).

Hal itu terlihat, adanya aktivitas warga yang mengangkut barang-barang perabotan rumah tangga menggunakan kendaraan pick up. Bahkan adapula beberapa rumah warga yang sengaja dibongkar, kemudian diambil kusen-kusen bangunannya untuk dimanfaatkan kembali.

Kepala Desa Kawungsari, Kusto mengatakan, walaupun belum ada sosialisasi dari pemerintah agar segera meninggalkan lokasi desa, namun hampir semua warganya telah mengosongkan bangunan rumah.

“Ya walaupun belum ada sosialisasi langsung dari pemda, tapi kami sudah paham situasinya. Bahkan setiap ada pertemuan dengan warga kami selalu memberikan sosialisasi, warga juga sudah menyadari dan kami menyuruh warga silahkan walaupun perumahan disana belum siap, tapi bagi yang sudah beli rumah atau mengontrak bisa pindah untuk sementara,” ungkapnya,

Dia menyebutkan, hampir 70 persen barang-barang perabotan rumah tangga di masing-masing warga sudah dipindahkan ke tempat baru. Bahkan hampir semua rumah sudah mulai dikosongkan, hanya menyisakan alat-alat untuk keperluan aktivitas sehari-hari.

Kalau seperti lemari, kursi sofa, tempat tidur dan lain-lain itu sudah diangkut. Mungkin hampir 50 persen warga sudah pindah ke sana, kalau rumah yang dibongkar itu karena sedang membuat rumah baru jadi membutuhkan kusen bekas rumah yang masih bisa dimanfaatkan.ungkapnya
Hanya saja, Ia meminta, agar pembayaran sisa bidang tanah yang belum dilakukan segera terealisasi. Termasuk proses finishing pembangunan rumah bagi semua warga Desa Kawungsari agar segera diselesaikan, ditambah persoalan listrik hingga ketersediaan air bersih.

Namun yang jelas, Ia mengaku, semua persoalan yang ada sebetulnya sudah clear tidak ada kendala. Hanya saja menunggu sisa pembayaran untuk ganti rugi bagi bidang tanah yang belum terealisasi. “tutupnya.

(Agus M)

 2,046 total views,  2 views today

Komentar

News Feed