oleh

Bupati Agam, Dr. H. Andri Warman Berpesan, Belajar Al-Qur’an Tidak Hanya Sampai Di Khatam, Tapi Tetap Dibaca Setiap Saat

-AGAM, BERITA, SUMBAR-119 views

SERGAP.CO.ID

KAB. AGAM, || Pelaksanaan khatam adalah acara seremonial membuktikan telah selesai belajar membaca Al-Qur’an, tapi tidak berhenti di sini,” ujar Bupati Andri Warman saat lepas pawai Khatam Al-Qur’an di Kecamatan Ampek Angkek dan Baso, Minggu (1/8).

Diharapkan, apa yang ditimba anak selama di MDTA, ditingkatkan dan mengamalkannya dengan sering membaca Al-Qur’an di rumah.ujarnya.

Anak-anak kita yang sudah dikhatam ini didorong untuk belajar hafidz, serta memahami isi kandungan ayat suci Al-Qur’an untuk diamalkan dalam kehidupan sehari- hari,” sebutnya.

Menurutnya, untuk hafidz anak bisa belajar di rumah tahfiz yang ada di nagari, karena setiap nagari memang didorong untuk bangun rumah tahfidz dalam memfasilitasi anak belajar hafidz.

Dengan begitu, diharapkannya semakin banyak lahir para hafidz dan hafidzah di Kabupaten Agam, yang akan jadi ujung tombak dalam mensyiarkan agama Islam di negeri ini.

“Kita yakin anak yang hafidz jadi harapan setiap orang tua, maka kita harap mereka dorong anak- anaknya untuk belajar hafidz,” katanya.

Pawai Khatam Al-Qur’an ini dilepas di MDTA Pasia, Kecamatan Ampek Angkek, dengan jumlah santri 25 orang. Kemudian di MDTA Al Mutaqin Batu Taba, Kecamatan Baso, jumlah santri 9 orang dan 8 orang wisuda khatam.

“Terimakasih kepada MDTA dan panitia yang telah menggelar Khatam Al-Qur’an, semoga kegiatan ini berjalan lancar dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.Guna memutus mata rantai penyebaran virus covid-19.

(Zam)

 1,516 total views,  2 views today

Komentar

NEWS