oleh

Tuding Tidak Ada Sosialisasi, Proyek Pelebaran Jalan Tasikmalaya-Karangnungal Tuai Protes Keras dari Warga Kawalu

SERGAP.CO.ID

KOTA TASIKMALAYA, || Pekerjaan pelebaran jalan provinsi Tasikmalaya – Karangnungal,
berdampak pembongkaran dan pengecoran lahan di depan rumah warga mendapatkan protes keras.

Pekerjaan dengan nilai lebih dari Rp5 miliar oleh kontraktor PT. Bangun Pilar Patroman meliputi Kelurahan Gunung Gede Kecamatan Kawalu Proyek yang sedang berjalan dituding sebagai penyebab banjir pemukiman warga.

Warga Masyarakat Rt 03 Rw 07 Kelurahan Gunung Gede Kecamatan Kawalu Kota Tasikmalaya Keluhkan pekerjaannya pelebaran Jalan Provinsi yang berlokasi di Jalan Syeh Abdul Muhyi.

Warga Rt 03, Rido, mengaku merasa kecewa dan melakukan protes. Pasalnya, jalan didepan rumahnya dibongkar dan Cor pekerja proyek yang mengakibatkan banjir.

“Saya kecewa atas adanya pelaksanaan pekerjaan jalan tersebut, sebab didepan rumahnya sering banjir dan air meluap masuk sumur padahal sudah memohon untuk di kerjakan terlebih dulu,” ungkap Rido kepada awak media, Jumat (19/11/21).

“Saya tidak bisa keluar rumah kalau sudah musim hujan, karena air meluap masuk kesumur dan banjir di depan rumah ditambah usaha saya jadi terganggu karena proyek tersebut. “Tambah Rido.

“Ini tidak jelas kapan pekerjaan jalan ini di utamakan untuk kepentingan masyarakat yang terdampak masuk rumah, untuk itu saya minta kejelasan dan tanggung jawab dari pihak proyek,” Tegas Rido.

Senada disampaikan tokoh masyarakat H. Ade Muharam, yang menyatakan bahwa untuk pekerjaan yang nilainya di atas Lima miliar rupiah, ada metode pelaksanaan yaitu mengajak masyarakat dan pemerintahan untuk rembukan atau musyawarah.

“Ya harapan warga adanya sosialisasi dulu, dari titik awal pekerjaan sampai ujung pekerjaan. “Ujar H. Ade.

Sementara itu, pelaksana teknis pekerjaan, Hendra mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan sosialisasi dan besok akan mulai di kerjakan.

“Ya sudah ada Humas pelaksana baik ke pemerintahan ataupun ke masyarakat sekitar,” Ujar Hendra.

“Sosialisasi sudah dilaksanakan melalui Kelurahan, bahkan surat pemberitahuan pelaksanaan pekerjaan (SPMK) ke kelurahan hingga kepolisian Kawalu ” Jelas Hendra.

(Rizal)

 258 total views,  2 views today

NEWS