oleh

Ironis Oknum Guru Nekat Jambret Guru

SERGAP.CO.ID

KAB. KUNINGAN, || Pelaku jambret di Jalan Siliwangi blok Cigembang depan bank BJB ternyata berprofesi guru. Ia mengajar guru olahraga di salah satu SD di Kecamatan Hantara.

Insiden Kamis (24/11/2021) siang itu menjadi perhatian karena aksi jambret tengah merajalela dan pelaku selalu berhasil kabur. Ketika pelaku berhasil kabur amarah warga memuncak.

Untungnya pelaku selamat karena pihak keamanan segera bertindak. Identitas pelaku terkuak seorang guru karena ketika melancarkan aksinya ia mengunakan kaos hitam bertuliskan Balad KKGO (Kelompok Kerja Guru Olahraga) Kabupaten Kuningan.

Seketika foto pelaku viral di medsos dan identitas pun terungkap. Pelaku adalah AP (34) warga Citapen Kecamatan Hantara.

Ironisnya, insiden terjadi tepat pada Hari Guru. Selain itu, korban penjambretan merupakan guru SMP yang mengajar di wilayah Kecamatan Ciawigebang. Korban sendiri terjatuh kala mengendarai sepeda motor lantaran pelaku menarik tas korban.

Mengetahui pelaku adalah guru, kecaman pun datang dari mana-mana. Yang merasa berprofesi guru murka karena ulahnya itu mencoreng citra mereka.

Sementara dari warga Citapen tidak kalah gegernya dengan kejadian ini. Mereka banyak yang tidak percaya AP bisa berbuat senekad itu.

Yang saya tau korban guru honorer di Pasir Agung dan istrinya perangkat desa. Kejadian ini benar-benar membuat desa malu, tapi karena sudah terjadi mau gimana lagi, “Ungkapnya.

Dari informasi yang diperoleh, pelaku mempunyai dua orang anak dan selama ini rumah tangganya berjalan rukun. Banyak yang bertanya motif apa yang membuat AP nekad menjambret.

Apa emang tengah kepepet uang karena kan gaji honorer itu hanya Rp200 sebulan, sehingga AP nekad,” tandasnya lagi yang menyebutkan orang tua AP dua-duanya adalah PNS.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Kuningan AKP M Hafid Firmansyah menerangkan, pelaku terancam dijerat pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan minimal 5 tahun hingga 15 tahun penjara.

(Agus M)

 332 total views,  4 views today

Komentar

NEWS