oleh

Ketua LSM BAKORNAS Nilai Kades Muara Harapan “Bertindak Arogansi” ?

SERGAP.CO.ID

KAB. MUARA ENIM, || Ketua LSM BAKORNAS Kabupaten Muara Enim Ramita Mega S,SH Sangat menyayangkan cara kerja dan tindakan yg dibuat oleh Kepala Desa Muara Harapan(ST..Red) terkait adanya Penunjukkan Kepala Dusun (Kadus) di dusun 1 Rt.02 Blok.C Muara Harapan, hal ini dikarenakan masa jabatan Kadus 1 (Sudarto) telah berakhir pada tanggal 9 Februari 2022 yang tidak mengedepankan 1. Keterbukaan informasi publik( UU Nomor: 14 Tahun 2008, dan

  1. Azas Musyawarah untuk mufakat dalam pengambilan keputusan seperti yg diamanatkan oleh PANCASILA dan UUD 1945 yg menjadi pedoman dan falsapah hidup bangsa Indonesia.

Tidak adanya keterbukaan informasi tersebut dimana warga tidak mengetahui tentang habisnya masa jabatan Kadus 1 (Sudarto) tersebut dan sampai hari ini baik warga, tokoh2 masyarakat maupun kadus yg sudah pensiun tersebut tidak pernah duduk bersama membicarakan bagaimana Kepemimpinan dan kemajuan dusun 1 ke depannya bersama Kades. Menurut Kadus 1 yang sudah pensiun tersebut saat dirinya menyampaikan masa jabatannya yang sudah berakhir kepada Kades langsung diterima dan saat itu juga menunjuk pelaksana jabatan sementara(pjs) yaitu Kadus 2 (Agus Salim) untuk bertugas sementara di dusun 1, untuk ini warga dusun 1 pun tidak tau semua senyap dan diam2 kalaupun ada yang tau hanyalah perangkat2 desa setempat ataupun warga2 tertentu.Ungkap Ramita.

Caption : sekretariat LSM BAKORNAS Muara Enim

Menyikapi hal ini DPC LSM BAKORNAS kabupaten Muara Enim mengkonfirmasi kepada Kades Muara Harapan(St) namun sedang tidak berada di tempat sedang keluar, Kemarin siang sekitar pukul: 11.00 WIB namun saat itu ada Kadus 2 (Agus Salim) menyatakan: Bahwa Penunjukkan ini kan hak Preogratif dari Kades pak… dan untuk hal ini Kades sudah menunjuk orang yg akan menjabat sebagai Kadus Di dusun 1.
ujar Perangkat nya itu

Lalu bagaimana dengan salah satu warga yang sudah pernah menemui Kades Muara Harapan(Sutomo) yang mengajukan permohonan bahwa dirinya siap mengabdi di dusun 1 sebagai Kadus dan sudah juga menemui BPD Desa Muara Harapan ujar Kadus yg sudah Pensiun (Sudarto) bagaimana Kades menanggapi hal tersebut? Pengajuan warga yg sudah lama berdomisili di Muara Harapan dari Orangtuanya sudah tinggal di desa Muara Harapan ini. Bukankah dengan demikian sudah ada 2 Calon yg bersedia menjadi Kadus di dusun 1 ini untuk hal seperti ini manakah? yg lebih baik! Penunjukkan langsung yg diduga sarat Nepotisme atau pemilihan berdasarkan suara warga dusun 1. Dimana pelaksanaanya nanti warga dusun satulah yang memerlukan kepala dusun yg bisa mengabdi dan menyatu serta bekerjasama membangun dusun1 lebih baik lagi Kades sifatnya mengetahui, mengayomi dan melindungi serta membantu warga didampingi oleh Kepala dusun hal ini perlu sekali dipertimbangkan oleh Kades bukan serta merta hak Preogratif tersebut ditelan mentah-mentah.

Ketua LSM BAKORNAS DPC Muara Enim.

Saya sebagai Ketua LSM BAKORNAS kabupaten Muara Enim meminta agar Kades Muara Harapan(Sutomo) mengedepankan kepentingan warga diatas kepentingan pribadi atau golongan2 tertentu menjadi Kades itu jabatan Amanah, Harus sangat paham dengan Tupoksinya Karena Kades duduk berdasarkan Suara warga karena itu jangan Kecewakan warganya sendiri atas kebijakan2 yang tidak transparan dan kebijakan yg sifatnya hanya menguntungkan sebagian kelompok masyarakat.tutur Ketua BAKORNAS ini

Salam Anti Korupsi
Saya Adalah Bakornas
Bakornas adalah saya

DPC LSM BAKORNAS Kabupaten Muara Enim.

(SB.Frengki/Herman Sergap)

 248 total views,  2 views today

Sergap SERGAP

Gambar Gravatar
Untuk Menghindari Hal-Hal Yang Tidak Diinginkan, Kepada Instansi Yang Terkait Dan Narasumber Dapat Menanyakan Dengan Jelas Identitas Wartawan Kami Dan Memperhatikan Masa Berlaku Kartu Anggota/Surat Tugasnya Serta Nama Yang Bersangkutan Tercantum Di Box Redaksi Kami

Komentar

NEWS