oleh

Bansos Di Ciamis Digiring Ke E-Warung Jadi Polemik

SERGAP.CO.ID

KAB. CIAMIS || Bantuan program sembako tahun 2022 untuk periode Januari, Pebruari, Maret sebesar 600 ribu rupiah yang digulirkan melalui kantor pos tuai polemik dimasyarakat. Pasalnya diduga banyak oknum yang tidak bertanggungjawab menggiring belanja ke E – Warung.

Asep Herdrayanto, SH. yang kerap disapa Asep Davi, salahsatu tokoh Banjarsari pun angkat bicara atas kisruhnya bantuan sosial (bansos) di Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. (Sabtu, 26/02/2022).

Menurut Asep Davi mengatakan pada awak media sergap.co.id, “Pemerintah melalui Kemensos terus melakukan percepatan pencairan bantuan sosial (bansos). salah satu langkah penting dalam upaya percepatan adalah penyaluran bansos Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)/Kartu Sembako secara tunai” ungkapnya.

“Apabila mengutip Perpres No. 63 tahun 2017 tentang Penyaluran Bantuan Sosial Secara Non Tunai. Keluarga penerima manfaat (KPM) / penerima bantuan tidak harus menerima dalam bentuk barang, yang artinya BPNT bisa disalurkan dengan cara diberikan secara tunai” terangnya.

Asep Davi menambahkan, Keputusan untuk menyalurkan BPNT/Kartu Sembako secara tunai, merupakan hasil evaluasi dan temuan-temuan dari penyaluran di sejumlah daerah.

“Dalam hal ini Pemerintah telah melakukan evaluasi dan temuan-temuan dari penyaluran di sejumlah daerah, sehingga diambil keputusan untuk diberikannya batuan secara tunai yang bisa dibelanjakan si tempat selain e-warong” ujar Asep Davi.

“Namun informasi yang didapat KPM menerima bantuan dalam bentuk paket dari supplier melalui e-waroeng, KPM tidak mempunyai pilihan lain meskipun barang yang di dapat tidak sesuai dengan kebutuhannya”

“Semestinya KPM bisa bebas menentukan jenis barang yang dibeli sesuai dengan kebutuhan. begitu juga volume dan nilai barang yang di terima sangat jauh dari besaran nominal uang yang merupakan hak KPM” terangnya kembali.

Masih dikatakan Asep Davi, ditemukannya barang dibahwah standar dibergagai lokasi, menjadi dugaan adanya indikasi meraup keuntungan sepihak.

“Intinya penyaluran BPNT dalam bentuk sembako menjadi bancakan banyak pihak yang berujung pada kerugian di pihak KPM, karna volume dan kwalitas barang tidak sebanding dengan nilai uang, rata-rata 50 ribu rupiah per KPM dalam setiap penyaluran hilang di serap berbagai kepentingan” terang Asdav.

lanjut Asep Davi menyampaikan, untuk saat ini, ada informasi penting bagi KPM BPNT bahwa ada surat edaran yang dikeluarkan oleh Kementerian Sosial.

“Adapun substansi isi surat dari Kementerian Sosial pada tanggal 17 Desember 2021 ini adalah mengenai percepatan penyaluran sembako dan BPNT PPKM melalui tunai” jelasnya.

“Syukur alhamdulillah bantuan sosial (bansos) berupa Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) sedang dalam proses pencairan. Bantuan tersebut langsung diberikan untuk periode tiga bulan, per bulannya KPM menerima bantuan Rp200 ribu, sehingga total yang diterima KPM adalah Rp 600 ribu.” Ujar Asdav dengan rasa syukur.

Masih lanjut dikatakan Asep Davi, Bansos BPNT kali ini ada yang berbeda dengan sebelumnya yang harus dibelanjakan melalui e-Warung, untuk periode ini dibebaskan belanja di mana saja.

“Jadi tolong jangan sampai ada yang mengarahkan harus berbelanja di warung tertentu. kenapa hal ini saya sampaikan karna di lapangan sudah ada yang menggiring untuk berbelanja di warung- warung tertentu, saya juga menghimbau kepada seluruh KPM jangan mau diarahkan ke warung tertentu” harapnya.

“Kalian bebas berbelanja dimana saja cari yang kwalitasnya baik dengan harga yang kompetitif,
dengan catatan berbelanja sesuai dengan program yaitu untuk belanja sembako.”

“Masukan juga kepada aparat penegak hukum tolong selidiki kenapa dan ada motif apa sehingga terjadi mobilisasi pembelanjaan harus ke e-warung yg jelas-jelas penyalurannya di paketkan” pungkasnya.

(Cemoy)

 2,180 total views,  8 views today

Sergap SERGAP

Gambar Gravatar
Untuk Menghindari Hal-Hal Yang Tidak Diinginkan, Kepada Instansi Yang Terkait Dan Narasumber Dapat Menanyakan Dengan Jelas Identitas Wartawan Kami Dan Memperhatikan Masa Berlaku Kartu Anggota/Surat Tugasnya Serta Nama Yang Bersangkutan Tercantum Di Box Redaksi Kami

Komentar

NEWS