oleh

Timbangan Bansos Kurang, KPM Desa Kertahayu Geram

SERGAP.CO.ID

KAB. CIAMIS || Terima paket bansos dari e-warung dengan timbangan kurang dan harga mahal, sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Desa Kertahayu, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, jadi geram dan datangi kades diminta panggil TKSK, Bumdes Bersama dan E-Warong.

Audiensi yang berlangsung panas, dilakukan di aula kantor Desa Kertahayu, tampak hadir, Kapolsek Pamarican, Kepala Desa Kertahayu serta penanggungjawab bansos yaitu TKSK, Bumdes Bersama Pamarican dan pemilik E-Warong. (Selasa, 01/03/2022).

Dani Primahadi selaku wakil dari KPM menyampaikan keluhan atas adanya penggiringan belanja ke e-warong.

“Pada Pemerintah saya berterimakasih atas program bansos ini, tapi saya kecewa dengan adanya penggiringan belanja ke e-warong serta penggiringan opini bahwa yang tidak belanja ke e-warong akan dicoret pada bantuan berikutnya” ungkap Dani.

“Padahal jelas jelas intruksi dari pemerintah pusat, mentri sosial, bahkan bupati Ciamis pun mengatakan bebas belanja dimana saja” Tambahnya.

Dani juga mengungkapkan, harga di E-Warong sangat jauh berbeda jika dibandingkan dengan harga dipasaran.

“Harga beras dipasaran berkisar sebilan sampai sepuluh ribu sudah mendapat kualitas baik, sementara di E-Warong harganya mencapai 12 rb. Per kg.” Terang Dani.

“Harga telor yang tidak rasional mencapai 27 rb. di E-Warong, ditambah lagi banyaknya timbangan yang kurang, bahkan ada yang samapai kurang 4 ons ” jelasnya.

Senada dengan Dani, Heri selaku KPM lainnya menuntut terhadap TKSK, Bumdes Bersama, dan E-warong meminta kejelasan dan transfaransi siapa aktor yang memainkan harga sembako tersebut.

“Permasalahan ini sudah sejak lama saya pendam dan puncaknya hari saya pertanyakan kenapa harga harga sampai semahal itu, sebetulnya siapa yang menentukan haraga omoditi semahal itu” tandasnya.

Sementara Jamal perwakilan dari Bumdes bersama mejawab pertanyaan dari KPM tampak saling lempar dengan E-Warung.

“Saya sebagai supplier mendapat pasokan beras itu dari MDP, disini hanya MDP yang memiliki beras dengan kualitas premium. Untuk telor kita kirim ke E-Warong itu memakai peti dan timbangan sesuai PO dari E-Warong” jelasnya.

Sementara salahsatu pemilik E-Warung mengatakan kalau dirinya hanya bertugas membagikan saja, karena barang barang sudah dipakking dari supplier.

Hasil pantauan awak media sergap.co.id, Alotnya audiensi tersebut hingga sore hari dan tidak adanya kesimpulan yang diharapak KPM, diakhiri dengan dibuatnya pernyataan yang ditandatangan oleh TKSK dan perwakilan dari KPM serta diputuskan akan dilakukannya pertemuan kembali seminggu kemudian.

(Cemoy)

 462 total views,  2 views today

Sergap SERGAP

Gambar Gravatar
Untuk Menghindari Hal-Hal Yang Tidak Diinginkan, Kepada Instansi Yang Terkait Dan Narasumber Dapat Menanyakan Dengan Jelas Identitas Wartawan Kami Dan Memperhatikan Masa Berlaku Kartu Anggota/Surat Tugasnya Serta Nama Yang Bersangkutan Tercantum Di Box Redaksi Kami

Komentar

NEWS