oleh

Koperasi Kemuning Mitra Persada Cabang Kota Tasikmalaya Nekat Ambil Paksa Barang Milik Nasabah Di Geruduk Warga

SERGAP.CO.ID

KOTA TASIKMALAYA, || Koperasi Kemuning Mitra Persada Merupakan salah satu koperasi yang berlokasi di Jl. Dr. Muhammad Hatta  No 213 Rt 03/Rw 014 Cibogor Kelurahan Sukamanah Kecamatan Cipedes Kota Tasikmalaya Provinsi Jawa Barat.

Koperasi Kemuning Mitra Persada adalah badan usaha yang dijalankan anggotanya dengan tujuan agar dapat saling membantu dalam hal ekonomi. Oleh karena itu, koperasi ini melayani anggotanya untuk simpan pinjam dana, membantu modal usaha, pendanaan darurat dan lainnya.

Caption || Saat mengangkut barang Nasabah yang di Ambi Paksa Oleh Pihak Koperasi Mitra Persada

Namun Koperasi Kemuning Mitra Persada ini nekat mengambil paksa barang milik Nasabah yang telat membayar cicilan jatuh tempo.

Nasabah tidak terima dengan perlakuan tersebut, puluhan warga geruduk kantor Cabang Koperasi Mitra Persada yang berlokasi di Cibogor Kelurahan Sukamah Kecamatan Cipedes Kota Tasikmalaya dan meminta barang milik nasabah untuk segera di kembalikan karena nilai hutang lebih kecil dari pada barang yang di sita Koperasi Mitra Persada. Selasa (8/3/2022).

Caption || Kantor Koperasi Mitra Persad Yang di Segel Sat Pol PP Kota Tasikmalaya

Dalam kejadian ini sempat memanas antara warga dengan pihak Koperasi Mitra Persada. Beruntung dari jajaran Polsek dan Koramil Indihiang datang untuk melakukan pengamanan.

Maryani nasabah asal Cikoneng Kabupaten Ciamis yang menjadi korban menyampaikan, awal meminjam Rp.15. juta. namun saat utang telah berkurang menjadi Rp 12,5 Juta, Maryani mengaku tak mampu bayar cicilan sudah jatuh tempo karena kondisi usahanya.menurun dengan kondisi Pademi sekarang.

Caption || Maryani Korban Koperasi Mitra Persada yang Nekat Mengambil Paksa Barang Milik Nasabah Yang Telat Membayar Cicilan Jatuh Tempo.

Diketahui pada pukul 20.00 Wib malam Toko Klontongan Maryani kedatangan 25 Orang dari pihak Koperasi Mitra Persada dan mengambil barang-barang dagangannya dengan jumlah puluhan juta rupiah tanpa ada komfirmasi terlebih dahulu. Ucapnya Maryani.

Padahal hutang saya tinggal Rp. 12,5 Juta, apakah tidak ada cara lain yang lebih bijaksana dari pihak Koperasi Mitra Persada, sehingga melakukan penjarahan ke Toko Klontongan dengan mengerahkan 25 Orang suruhannya. “ Tuturnya Maryani.

Kapolsek Indihiang, Kompol Didik Rohim Hadi, mengatakan, pihaknya masih mengumpulkan keterangan terkait kasus tersebut.

“Masih dalam penyelidikan, termasuk memintai keterangan sejumlah saksi. Hasilnya apakah ada unsur pidana atau tidak nanti diumumkan,” ujar Didik.

Sementara Kepala bidang ketertiban umum, ketentraman masyarakat dan perlindungan masyarakat pada satuan Polisi Pamong Praja Budi Hermawan, SH, M, Si mengatakan bangunannya kita tahan dan kita segel dulu, semua data-data sudah cukup kita proses sesuai administrasi yang masih ada maupun dari yang lainnya kita akan selesaikan, adapun barang-barang yang rusak atau yang ada di kantor Koperasi Mitra Persada kita jadikan perhitungan. Tegasnya.Budi.

(Hendrizal)

 660 total views,  4 views today

Sergap SERGAP

Gambar Gravatar
Untuk Menghindari Hal-Hal Yang Tidak Diinginkan, Kepada Instansi Yang Terkait Dan Narasumber Dapat Menanyakan Dengan Jelas Identitas Wartawan Kami Dan Memperhatikan Masa Berlaku Kartu Anggota/Surat Tugasnya Serta Nama Yang Bersangkutan Tercantum Di Box Redaksi Kami

Komentar

NEWS