oleh

Desa Sindangkerta Kecamatan Maja Di Duga Lakukan Penyimpangan Dana BPNT

SERGAP.CO.ID

KAB. MAJALENGKA, || Program BPNT yang kini bekerja sama dengan pihak pos sebagai penyalur uang BPNT yang di rapel langsung per 3 bulan Januari, Pebruari, Maret Rp 600,000.

Saat ini menjadi polemik dimasyarakat Desa Sindangkerta Kecamatan Maja Kabupaten Majalengka Jawa Barat.

Pasalnya, saat menyambangi kantor Desa guna konfirmasi klarifikasi terkait dugaan adanya hal tersebut di atas, namun pak Kades M Shobirin tidak ada di tempat.

Di konfirmasi melalui Telpon selulernya tidak di angkat dan langsung tidak aktif ada apa dan kenapa terkesan kades menutup komunikasi.

Namun di Duga Kades dan perangkat Desa berinisiatif melakukan pemotongan Dana BPNT dengan dalih hasil dari pemotongan  akan di bayarkan langsung ke PBB pajak bumi bangunan.

Menurut beberapa sumber Keluarga penerima manfaat  (KPM ) yang kami temui dua  KPM betul pak saya di  potong Rp 200.000 untuk langsung di bayarkan pajak jadi yang di terima Rp 400,000 untuk sembako. Ujar KPM.

Lain dengan KPM Seorang laki-laki setengah baya ini ketika di konfirmasi adanya pemotongan,” Ya memang betul pak ada pemotongan Rp 200.000 tetapi selang dua hari uang tersebut di kembalikan lagi saya juga tidak tau kenapa dikembalikan. ” Ucap KPM yang tidak mau di sebut namanya.

Awak media sergap co.id langsung mendatangi kantor Desa Sindangkerta untuk menemui kades, namun pak kades tidak ada di Desa lagi di Kecamatan. “ Ujarnya salah satu pegawai Desa.

Tak sampai disitu awak media menyambangi kantor Kecamatan Maja sayang pula pak camat Arip baru saja keluar. “Ucap pegawai Kecamatan.

Menghubungi pak camat Maja Arip, mengenai hal tersebut di atas, hal itu memang benar karna setelah adanya muncul di berita online saya Danramil juga kapolsek kelapangan agar tidak terjadi hal seperti itu karena jelas itu tidak benarkan. ” Terang camat.

Terpisah, Kadinsos Majalengka Gandana saat di hubungi awak media sergap.co.id melalui Telpon  WhatsApp terkait hal dugaan pemotongan Dana BPNT, ” sontak Kadinsos itu dilarang keras “HARAM” laporkan saja ke kemensos kang kan di situ ada panduan untuk pelaporan ,” Tegas Kadinsos

(M Ali)

 580 total views,  6 views today

Sergap SERGAP

Gambar Gravatar
Untuk Menghindari Hal-Hal Yang Tidak Diinginkan, Kepada Instansi Yang Terkait Dan Narasumber Dapat Menanyakan Dengan Jelas Identitas Wartawan Kami Dan Memperhatikan Masa Berlaku Kartu Anggota/Surat Tugasnya Serta Nama Yang Bersangkutan Tercantum Di Box Redaksi Kami

Komentar

NEWS